SiapQC lolos

Lihat, Dengar, dan Pikirkan!

Modul ajar Lihat, Dengar, dan Pikirkan! untuk Bahasa Indonesia kelas 1 fase A.

asesmen

  • Nama peserta didik
  • Menyimak dengan sikap tubuh yang baik dan santun
  • Kontak mata dan posisi wajah menghadap pembaca
  • Menjawab pertanyaan secara lisan dari teks yang dibacakan

sumber belajar

  • https://static.perangkat-ajar.belajar.id/sd.a.ind.not.1.pdf
  • https://youtu.be/Rt6Uf0SjseA
  • https://literacycloud.org/stories/311-crunch-crunch/
  • https://literacycloud.org/stories/321-alika-s-long-hair/
  • https://literacycloud.org/stories/328-poni-don-t-run/
  • https://literacycloud.org/stories/463-let-s-play-together/
  • https://literacycloud.org/stories/346-kring-kring/readStoryPage
  • https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/bahasa-indonesia-untuk-sd-kelas-i

media

  • Kode bunyi peluit
  • Simbol gambar
  • Buku cerita "Duk! Duk!"
  • Buku berjenjang A1 berjudul "Krauk! Krauk!"
  • Dadu literasi / kubus rubik / kotak bekas kemasan
  • Buku jenjang A1-A2 dari Literacycloud (Rambut Panjang Alika, Poni Jangan Lari!, Main Bersama Yuk!, Kring!Kring!)

tujuan

  • Menunjukkan sikap sebagai pendengar yang penuh perhatian

kegiatan

  • Persiapan pembelajaran (guru diharapkan sudah melakukan identifikasi awal terkait kesiapan belajar peserta didik terkait kegiatan menyimak, misalnya dengan menyanyikan lagu "Kalau Kau Suka Hati" untuk mengamati respon peserta didik sesuai instruksi sesuai lagu). Link: https://youtu.be/Rt6Uf0SjseA
  • Pembukaan dengan berdoa, pemberian motivasi dan apersepsi terkait tujuan pembelajaran (menunjukkan sikap sebagai pendengar yang penuh perhatian).
  • Peserta didik menyimak penjelasan singkat tentang tata cara menyimak. Guru dapat menggunakan: Kode bunyi, contohnya bunyi peluit panjang tiga kali artinya peserta didik harus mempersiapkan diri untuk menyimak; Simbol gambar, contohnya jika ditunjukkan gambar mata artinya pandangan peserta didik fokus ke pembaca cerita; Gerakan interaktif, contohnya dengan instruksi gerak tepuk dan lagu. Contoh alternatif tata cara menyimak dengan tepuk dan lagu: "Aku Siap Mendengarmu" (Nada: Satu-Satu Aku Sayang Ibu) Satu-satu kutegakkan badanku Dua-dua kupandang guruku Tiga-tiga dengarkan seksama Satu dua tiga tahan berbicara
  • Membuat kesepakatan bersama terkait penerapan sikap pendengar yang penuh dengan perhatian, yaitu: Sikap tubuh yang tegak, Pandangan/ wajah fokus pada pembaca cerita, Mendengarkan cerita dengan seksama, Dilarang berbicara selama cerita dibacakan, Dilarang langsung berkomentar/bertanya saat menyimak, Minta ijin terlebih dahulu jika akan bertanya dengan cara mengangkat tangan/memberi kode lain.
  • Persiapan pembelajaran (guru diharapkan sudah melakukan asesmen awal membaca dan melakukan pengecekan hasil pengamatan pertemuan sebelumnya).
  • Pembukaan dengan berdoa, ice breaking, pemberian motivasi dan apersepsi menyanyikan lagu "Aku Siap Mendengarmu".
  • Peserta didik diingatkan kembali aturan bersama yang telah disepakati menyimak penjelasan singkat tentang tata cara menyimak dengan menggunakan permainan tebak gambar (alternatif cara dapat menggunakan kode bunyi tepuk/alat musik maupun dengan gerakan interaktif).
  • Peserta didik mengamati gambar sampul cerita “Duk! Duk!” yang akan dibacakan guru dan menjawab pertanyaan: - Apakah kalian pernah mendengar suara duk duk? - Apa saja benda yang berbunyi duk duk? - Apa yang kalian lihat pada gambar sampul ini? - Apa isi cerita buku ini, berdasarkan gambar sampulnya?
  • Sebelum dibacakan cerita, peserta didik diperkenalkan cara merawat buku (cara membuka halaman buku, tidak melipat halaman dan meletakkannya dengan tepat setelah selesai dibaca).
  • Guru membacakan cerita dengan menunjuk setiap kata.
  • Guru memberi jeda tiap selesai membaca satu kalimat kemudian meminta peserta didik menirukan guru membaca dan mengarahkan untuk mengamati gambar cerita
  • Guru melakukan tanya jawab mengenai cerita "Duk! Duk!" (Menggunakan momentum ini untuk menyapa peserta didik yang pasif/malu tanpa paksaan untuk menjawab). Contoh pertanyaan : Apa warna bola Boni? Di mana Boni mengejar bolanya? Di mana bola Boni jatuh? Siapa yang bermain dengan bola Boni? Ceritakan kembali, mengapa Boni kehilangan bolanya!
  • Guru memodelkan membaca nyaring secara interaktif sambil menekankan pada peserta didik menerapkan sikap baik menjadi pendengar. Buku yang dibacakan adalah buku berjenjang A1 berjudul "Krauk! Krauk!". https://literacycloud.org/stories/311-crunch-crunch/
  • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai isi buku yang dibacakan dengan menggunakan dadu literasi dan menyimpulkannya bersama. Contoh dadu literasi, alternatif lain dapat menggunakan kubus rubik/ kotak bekas kemasan
  • Peserta didik menyimak instruksi kegiatan yang disampaikan guru, yaitu: Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 7 orang (estimasi kelas reguler berjumlah 28 anak, kondisi dapat disesuaikan). Guru membimbing tiap kelompok untuk memilih buku sesuai kesepakatan mereka. Buku jenjang A1-A2 yang diunduh dari Literacycloud untuk kerja kelompok: a. Rambut Panjang Alika https://literacycloud.org/stories/321-alika-s-long-hair/ b. Poni Jangan Lari! https://literacycloud.org/stories/328-poni-don-t-run/ c. Main Bersama Yuk! https://literacycloud.org/stories/463-let-s-play-together/ d. Kring!Kring! https://literacycloud.org/stories/346-kring-kring/readStoryPage Guru membacakan buku yang berbeda dalam tiap kelompok, peserta didik menyimak. Kelompok lain dapat diberikan kegiatan mewarnai/mengeksplorasi buku bacaan sembari menunggu dibacakan. Setelah selesai kegiatan membaca berkelompok, penyimak secara bergantian bermain dadu literasi untuk menjawab pertanyaan sesuai yang muncul pada dadu literasi.
  • Guru mengamati, memberikan penguatan dan mengecek informasi yang didapat oleh peserta didik secara sekilas terkait kegiatan menyimak.
  • Peserta didik dalam kelompok kecilnya menyimpulkan isi cerita dengan jelas.
  • Peserta didik diajak menyimpulkan manfaat dari menerapkan sikap sebagai pendengar yang penuh perhatian, yaitu: Memahami cerita dan dapat menceritakannya kembali; Menghormati orang yang berbicara; Melatih daya konsentrasi; Membiasakan mereka mematuhi aturan bersama.
  • Peserta didik diajak melakukan refleksi pembelajaran dengan menyampaikan hal yang sudah dipahami/belum dipahami, hal yang harus mereka kembangkan, keunggulan kegiatan belajar yang mereka sukai, bagaimana perasaan mereka setelah mengikuti pembelajaran dan mengelaborasi jawaban mereka.
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan tindak lanjut kegiatan refleksi, menyanyikan lagu "Aku Siap Mendengarmu", berdoa, mengucapkan salam dan sebagainya.
  • Peserta didik diajak melakukan refleksi pembelajaran dengan menyebutkan tiga hal yang disukai dari kegiatan pembelajaran, dua hal yang kurang disukai dan satu hal yang ingin dilakukan agar kegiatan belajar berikutnya lebih menyenangkan.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut untuk kegiatan pembelajaran berikutnya, misalnya dengan belajar mengenal huruf.
  • Penutupan (mengajak menyanyikan lagu "Aku Siap Mendengarmu", berdoa, mengucapkan salam dan lain-lain).